Banyak masyarakat masih tak paham tentang cara bijak menggunakan kartu kredit sehingga pada akhirnya terjebak jeratan utang yang besar. Masyarakat juga belum paham mengenai hitungan bunga berbunga kartu kredit sehingga bisa menyebabkan tagihan melonjak.

Lonjakan tagihan kartu kredit menjadi masalah serius bagi bank dan nasabah itu sendiri.

Bagaimana menghindari agar tagihan kartu kredit itu tidak membengkak? Dan bagaimana jika ternyata tanpa disadari pemakaian kartu kredit sudah melebihi kemampuan bayar?

Ketua Tim Mediasi Perbankan Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan Bank Indonesia, Sondang Martha Samosir menyampaikan beberapa tips untuk terhindar dari tagihan kartu kredit. Berikut petikan wawancara detikFinance dengan Sondang seperti dikutip, Senin (4/3/2013).

Belajar dari kasus kekerasan debt collector menurut anda mengenai hal ini? Bagaimana sebaiknya nasabah dan bank menyikapi tunggakan tagihan?

Sesuai dengan ketentuan transparansi produk, bank harus menyampaikan informasi jelas mengenai kewajiban yang akan dibebankan kepada nasabah akibat adanya tunggakan kredit nasabah.

Sebaiknya nasabah harus paham betul kewajiban yang melekat pada penggunaan kartu kredit sehingga apabila mempunyai tunggakan dan mengalami kesulitan pembayaran maka sebaiknya nasabah segera menghubungi pihak bank untuk menginformasikan hal tersebut dan mengajukan permohonan restrukturisasi misalnya perpanjangan masa pembayaran, pengurangan denda, atau bunga. Hal yang terpenting adalah itikad baik dari nasabah untuk melunasi kewajibannya.

Bagaimana harusnya nasabah menggunakan kartu kredit agar tidak terjerat tagihan yang tinggi?

Sebaiknya nasabah menggunakan kartu kredit secara bijak dan dewasa yaitu menggunakan sesuai keperluan dan kemampuan bayarnya dimana kartu kredit hanya berperan sebagai sarana penundaan pembayaran yang harus segera dilunasi pada waktunya.

Harus dipahami oleh nasabah memiliki kartu kredit bukan berarti memiliki tambahan penghasilan. Di samping itu nasabah juga perlu memperhatikan kelonggaran pendapatan/penghasilan yang digunakan untuk meng-cover tagihan yang harus dibayar.

Setiap kali menggunakan kartu kredit untuk membayar sesuatu maku berarti nasabah telah menambah utang yang jika tidak segera dibayar akan ada penghitungan bunga yang ditanggung sebagai akibat terlambat membayar tagihan atau membayar kurang dari total tagihan.

Jadi yang perlu diingat adalah setiap kali menggunakan kartu kredit akan ada penambahan utang, usahakan melunasi sebelum jatuh tempo.

Apakah memiliki kartu kredit banyak itu baik?

Sebaiknya nasabah lebih dewasa dan bijak dalam memiliki kartu kredit dengan tetap mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan kemampuannya untuk melunasi kartu kredit yang telah digunakan. Sehingga nasabah menyadari akan ada konsekuensi dari kepemilikan kartu kredit dibandingkan dengan kemampuan bayarnya.

Bagaimana BI menanggapi keluhan nasabah terkait debt collector ini?

Pihak bank dan nasabah harus memerhatikan etika dalam berbisnis dan mematuhi perundang-undangan yang berlaku. Didalam aturan kami sudah dijelaskan prinsip yang harus diacu dalam menjalankan kegiatan penagihan utang kartu kredit yaitu tidak boleh dilaksanakan bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku antara lain dengan jelas melarang praktik kekerasan, ancaman, dan perlakuan tidak pantas lainnya dalam bernegosiasi. Walaupun bank menyerahkan pelaksanaan penagihan kepada pihak ketiga, namun tanggung jawab bank pemberi amanat.

Ketika nasabah merasa dirugikan bank apa yang sebaiknya dilakukan nasabah?

Nasabah perlu melakukan klarifikasi dengan bank terlebih dahulu. Dalam hal upaya penyelesaian di bank tidak memuaskan nasabah maka nasabah dapat mengajukan permohonan mediasi perbankan.

Jika ada masalah antara bank dengan nasabah bagaimana sebaiknya nasabah bersikap?

Sesuai PBI No.7/7/PBI/2005 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah sebagaimana telah diubah dengan PBI No.10/10/PBI/2008 tentang Penyelesaian Pengaduan Nasabah, nasabah dapat menyampaikan pengaduan permasalahannya kepada bank. Selanjutnya, dalam hal tidak puas dengan penyelesaian di bank, nasabah dapat mengajukan permohonan mediasi perbankan (apabila sengketa memenuhi syarat-syarat sebagaimana diatur dalam PBI No.8/5/PBI/2006 tentang mediasi perbankan sebagaimana telah diubah dengan PBI No. 10/1/PBI/2008).

Apakah betul jika seseorang menggunakan jasa pengacara jalanan atau street lawyer dalam pelunasannya?

Menggunakan jasa pengacara merupakan hak setiap warga negara, namun demikian perlu dipertimbangkan berbagai aspek sebelum menggunakan jasa pengacara tersebut. Disamping itu, penyelesaian pelunasan antara nasabah dengan bank pada umumnya tergantung dari hasil negosiasi antara nasabah dengan bank dimana pemberian/penolakan restrukturisasi merupakan kewenangan bank sepenuhnya.

Apa saran-saran anda ketika debt collector datang ke nasabah?

Sampaikan permasalahan kesulitan pembayaran yang dihadapi dengan santun, dan tetap menyempaikan adanya itikad baik nasabah untuk melunasi utangnya.

Dan apa yang harus dilakukan sebelum debt collector datang ke nasabah?

Nasabah sebaiknya melakukan komunikasi yang baik dengan pihak bank mengenai permasalahan kesulitan pembayaran yang dihadapi dan mengajuka negosiasi pembayaran tagihan.

Tanggapan anda mengenai kartu kredti, apa yang harus disiapkan nasabah pertama kali sebelum menggunakan kartu kredit?

Urgensi dari penggunaan kartu kredit tersebut. Artinya, nasabah perlu bersikap bijaksana untuk menentukan apakah transaksi dengan kartu kredit diperlukan atau tidak. Dalam prakteknya, nasabah menggunakan kartu kredit dengan alasan untuk memperoleh diskon atau kemudahan pembayaran cicilan pada suatu produk. Hal tersebut perlu dipertimbangkan lagi oleh nasabah mengingat risiko pembebanan bunga maupun denda yang terus melekat pada setiap transaksi yang telah dilakukan dengan menggunakan kartu kredit.

Iklan

5 Fungsi Asuransi Penyakit Kritis

5 Fungsi Asuransi Penyakit Kritis
Oleh: Asep | 22 May 2012 | 16:12 WIB
Asuransi penyakit kritis (Critical Illness) memiliki 5 fungsi:

1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah dari jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.

Uang pertanggungan penyakit kritis mungkin memenuhi empat fungsi pertama, mungkin pula beberapa fungsi saja, atau mungkin saja satu fungsi pun tidak tercukupi. Oleh karena itu, UP proteksi penyakit kritis harus besar, lebih besar dari biaya untuk berobat, dan masih ada sisanya untuk biaya perawatan lanjutan, mengganti penghasilan, dan membayar utang (jika sebelumnya terpaksa berutang). Semua itu bermanfaat membawa seseorang pada fungsi kelima: terjaganya kepercayaan diri karena terhindar dari perasaan membebani orang lain.

Berapa UP penyakit kritis yang ideal? Tidak bisa ditentukan karena tergantung jenis penyakit yang mungkin menimpa dan biayanya. Barangkali UP 1 miliar adalah angka yang standar. Tapi berapa pun itu, tidak cukup sekalipun, UP penyakit kritis tetap berguna untuk mengurangi beban hidup.

Penyakit kritis itu sebagian besar tidak datang tiba-tiba, tapi hasil dari akumulasi kebiasaan dan gaya hidup yg buruk. Apalagi zaman sekarang, macam-macam sebab orang jadi sakit. Stres pekerjaan, polusi udara, rokok, kebanyakan duduk dan kurang olahraga, aneka makanan mengandung bahan kimia, dll. Semua itu terkumpul sedikit demi sedikit, menumpuk terus, seringkali tanpa disadari.

Penyakit kritis adalah sejenis penyakit yang datangnya perlahan-lahan, pengobatannya memerlukan waktu lama, sembuhnya perlahan-lahan, dan harus disertai perubahan gaya hidup dengan disiplin yang ketat. Jika tidak dapat disembuhkan, maka bisa berakibat hilangnya kemandirian hidup. Dan jika sampai pada umurnya, maka proses ke arah sana pun umumnya perlahan-lahan.

Jadi, siapkan diri anda menghadapi kondisi terburuk dalam hidup.

5,37 Persen Tingkat Kemiskinan 2012 BPS Pesimis Pemda Berantas Kemiskinan PANGKALPINANG

5,37 Persen Tingkat Kemiskinan 2012
BPS Pesimis Pemda Berantas Kemiskinan
PANGKALPINANG – Meskipun tergolong rendah dan lebih sedikit dibandingkan provinsi lain di Indonesia, ternyata Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih memiliki banyak orang miskin. Pemerintah Provinsi Babel harus bertindak untuk mengantisipasi lonjakan penduduk miskin itu.
Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2012, penduduk miskin yang ada pada bulan September 2012 di Babel tercatat sebanyak 70,21 ribu jiwa.
“Tingkat kemiskinan pada bulan September 2012 sebesar 5,37 persen atau setara dengan jumlah penduduk 70,21 ribu jiwa, jika dipetakan penduduk miskin ini mendominasi di daerah pedesaan,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Babel, Teguh Pramono kepada Rakyat Pos, Selasa kemarin (2/1/2013).
Ia mengatakan, jika dibandingkan pada bulan Maret 2012, penduduk miskin di Babel mengalami penurunan 0,16 persen, dari 5,53 persen pada Maret menjadi 5,37 persen di September 2012.
“Pada bulan Maret 2012, penduduk miskin berjumlah 71,36 ribu jiwa (5,53 persen), sedangkan pada September 70,21 ribu jiwa, menurun sebesar 1,15 ribu jiwa,” ujar Teguh.
Dilihat dari perkembangan menurut perkotaan dan perdesaan, BPS mencatat persentase penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami sedikit penurunan. Di daerah perkotaan jumlah penduduk miskin turun dari 25,13 ribu orang menjadi 24,01 ribu orang. Sedangkan di daerah perdesaan, jumlah penduduk miskin cenderung stabil pada 46,2 ribu orang.
“Selama periode Maret 2012 sampai September 2012, jumlah penduduk miskin di daerah pedesaan berkurang 0,03 ribu orang, sementara di daerah perkotaan berkurang 1,12 ribu orang,” tandasnya.
Teguh menambahkan, untuk di Provinsi Kepulauan Babel, pada periode Maret-September 2012 nilai indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan di daerah perdesaan, lebih tinggi dari perkotaan. Pada September 2012 nilai indeks kedalaman kemiskinan untuk perkotaan hanya 0,395, sementara di daerah perdesaan 0,924.
“Nilai indeks keparahan kemiskinan untuk daerah perkotaan hanya 0,062 sementara di daerah perdesaan sebesar 0,217. Ini menandakan tingkat kemiskinan di daerah perdesaan lebih dalam (senjang) dan parah (timpang) daripada di daerah perkotaan,” tukasnya seraya menyebutkan tingkat kemiskinan di Babel tergolong cukup rendah secara nasional dengan  rata-rata kategori penduduk yang mempunyai skill sangat rendah di usia yang sudah uzur dan berada di daerah terpencil.
Namun begitu, Teguh pesimis pemerintah bisa memberantas kemiskinan ini. Karena kebanyakan penduduk miskin berada di daerah pedesaan dan memiliki keterbatasan kemampuan.
“Saya rasa akan cukup berat memang bagi pemda untuk mengupayakanya, meski upaya untuk terus menekan angka  kemiskinan terus dilakukan,” ujarnya.
Untuk mengukur kemiskinan itu, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.
“Dengan pendekatan itu, dapat dihitung penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan dinyatakan sebagai penduduk miskin atau persentase penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan,” jelasnya.

manfaat berasuransi

Manfaat berasuransi

Kebutuhan, jenis, dan jumlah asuransi atau perlindungan seseorang bergantung pada umur, asset, pendapatan, lamanya perlindungan, dan kebutuhan lainnya.

Asuransi pada dasarnya adalah cara yang mudah untuk mengganti penghasilan orang yang kehilangan penghasilan.

Asuransi jiwa mengganti pendapatan yang hilang pada saat kematian atau seseorang tidak mampu bekerja secara penuh. Asuransi kesehatan digunakan untuk menutup biaya obat-obatan. Asuransi kerugian, seperti asuransi property, membayar kehilangan yang disebabkan oleh pencurian, kebakaran, dan kecelakaan. Dengan berbagai macam jenis asuransi di pasar, sejumlah keputusan dan perhitungan harus dibuat untuk memilih jenis asuransi yang benar.

Ada delapan manfaat apabila kita menjadi peserta asuransi, adalah sebagai berikut :

1. Memberikan rasa aman dan perlindungan.

Memberikan rasa aman dan perlindungan artinya, dengan memiliki polis asuransi, tertanggung akan terhindar dari kemungkinan timbul risiko kerugian di kemudian hari dan menjadi tenang jiwanya karena objek yang diasuransikan dijamin oleh penanggung.

2. Pendistributian biaya dan manfaat yang lebih adil.

Pendistributian biaya dan manfaat yang lebih adil artinya, semakin besar kemungkinan terjadinya risiko kerugian timbul, semakin besar pula premi pertanggungannya.

3. Memberi Kepastian

Memberi kepastian artinya, merupakan manfaat utama asuransi karena pada dasarnya asuransi berusaha untuk mengurangi konsekuensi yang tidak pasti dari suatu keadaan yang merugikan (peril), yang sudah diperkirakan sebelumnya sehingga biaya atau akibat finansial dari kerugian tersebut menjadi pasti atau relatif pasti

4. Sarana Menabung

Sarana menabung artinya, uang yang diasuransikan memiliki nilai tunai yang dapat diambil, ini untuk asuransi jenis tertentu seperti whole life atau endowment. Bahkan ada produk asuransi yang sengaja digabungkan dengan investasi, yaitu unitlink.

5. Instrumen pengalihan dan penyebaran risiko

Instrumen pengalihan dan penyebaran risiko, artinya melalui asuransi kemungkinan timbul risiko kerugian dapat dialihkan dan disebarkan kepada pihak penanggung.

6. Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung

Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung, artinya tertanggung yang akan berinvestasi pada suatu bidang usaha bila sebagian risiko investasi (usaha tertanggung) tersebut dapat ditutup oleh asuransi untuk mengurangi risiko.

7. Menjadikan hidup lebih tenang

Menjadikan hidup lebih tenang, artinya karena segala risiko yang dapat diasuransikan telah ada yang menanggung, maka hidup akan terasa lebih tenang dan penuh semangat.

8. Jaminan Kredit

Jaminan kredit maksudnya polis asuransi dapat dijadikan sebagai jaminan kredit (insurance server as a basis of credit) biasanya hanya untuk asuransi jiwa dan sangat selektif pada jenis kredit dan bank tertentu.

Membuat Gebrakan Resolusi Keuangan

Rabu, 18/01/2012 07:52 WIB
Membuat Gebrakan Resolusi Keuangan
Aidil Akbar – detikFinance

Jakarta – Tahun baru, semangat baru sudah tentu resolusi keuangan baru donk. Tapi sebelum kita buat resolusi baru, ada baiknya kita harus cek lagi apa yang sudah kita lakukan ditahun 2011 kemarin, apakah bagus atau jelek dan perbaikan apa yang bisa kita lakukan untuk tahun kedepannya.

Yang harus selalu dilakukan dan di cek kembali adalah apakah di tahun 2011 kemarin kita membuat atau menambah utang baru? Khususnya utang kartu kredit. Karena balik lagi, selama utang tersebut produktif tidak terlalu menjadi masalah, kecuali kita kewalahan bayar cicilannya. Tapi kalau utangnya konsumtif seperti utang kartu kredit, harus segera dilunasi. Percuma capek-capek kita nambung dengan bunga 2-3% atau deposito bunga 6% pertahun atau investasi ke reksadana dengan potensi hasil investasi antara 10%-25% per tahun, kalau tetap saja kita harus bayar bunga kartu kredit kita yang 4% per bulan alias 48% per tahun. Return 25% per tahun tidak ada artinya dibandingkan bunga yang 48% per tahun.

Jangan lupa juga untuk mengecek dana darurat kita apakah terpakai atau tidak. Kalau kira-kira terlanjur terpakai untuk kondisi darurat ditahun 2011 kemarin, otomatis kita juga harus mencicil kembali dana darurat tersebut agar mendapatkan nominal yang seharusnya sesuai dengan kebutuhan keuangan kita.

Selalu pastikan juga agar asuransi kita sudah dalam kondisi baik dan premi terbayar. Ada beberapa jenis asuransi yang harus kita miliki, antara lain asuransi aset, asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. Asuransi aset berhubungan dengan aset yang kita miliki seperti rumah tinggal dan kendaraan. Dalam kondisi seperti saat ini dimana musim hujannya agak lumayan dan bisa hujan hampir setiap hari, berarti ada resiko terjadi banjir. Pastikan asuransi rumah kita tercover untuk resiko kebanjiran ini. Dengan hujan dan banjir akan banyak juga penyakit berdatangan yang biasanya berhubungan dengan penyakit perut. Cek kembali apakah asuransi dari kantor sudah cukup atau kalau tidak cukup pastikan asuransi tambahan anda juga cukup untuk meng-cover apabila anda atau anggota keluarga sampai ada yang harus dirawat dirumah sakit. Demikian juga dengan asuransi jiwa yang harus dihitung kebutuhannya setiap tahun.

Berikutnya yang harus dicek adalah investasi kita di tahun 2011 kemarin. Karena kondisi yang tidak stabil di Eropa di tahun 2011, pasar keuangan dan bursa turun cukup banyak. Banyak hal yang kita bisa jadikan pelajaran dari kondisi kemarin. Yang harus kita cek sebagai bahan untuk evaluasi adalah apakah disaat bursa turun, investasi kita sudah ter-diversifikasi dengan baik? Adakah produk investasi kita yang bisa menahan penurunan kemarin? Contoh produk keuangan yang naik adalah emas logam mulia.

Salah satu yang juga penting adalah kita mengecek tujuan keuangan jangka panjang. Mengapa demikian? Karenanya masih tujuan jangka panjang maka biayanya akan mahal karena faktor inflasi, contohnya dana pensiun. Keuntungan mempersiapkan tujuan keuangan jangka panjang adalah karena investasinya juga masih lama sekali, maka investasi yang dilakukan dari sekarang tidak terlalu besar.

Tidak kalah penting adalah untuk selalu meng-update surat wasiat dan membuat perencanaan waris. Banyak perencana keuangan yang hanya membahas Cash Flow, Utang, Tujuan Keuangan dll tapi tidak pernah memberikan solusi perencanaan waris yang benar. Padahal salah satu hal terpenting dalam mengurus perencanaan keuangan yang baik dan benar adalah dengan membuat perencanaan waris dan wasiat. Dengan menabung dan berinvestasi secara rutin setiap bulan, seiring dengan bertambahnya aset maupun utang maka ada baiknya kita mulai memikirkan bagaimana tanggung jawab hukum dan pembagian harta apabila kita sudah tidak ada nanti. Apakah anak-anak kita sudah cukup dewasa dan cakap secara hukum sehingga bisa menerima harta waris tersebut? Apabila belum cakap hukum apakah akan ada wali yang ditunjuk? Apakah kita sudah nyaman dengan wali tersebut? Apabila belum, berarti ditahun 2012 ini sudah waktunya anda mempersiapkan perencanaan waris dan membuat surat wasiat.

Terakhir, tidak ada salahnya untuk dilakukan adalah membuat tambahan dicicilan utang bulanan kita. Ingat semakin lebih besar kita membayar cicilan dari yang seharusnya, maka akan semakin kecil utang pokok kita. Perhitungan bunga (efektif) akan menghitung besaran bunga dari saldo sisa utang pokoknya. Otomatis perlahan-lahan dan sedikit-sedikit jumlah bunga yang kita bayar akan lebih sedikit.

Fahrul Rizal

Gaji PNS bangka naik ditahun 2013 http://t.co/wsBZwCDR

Fahrul Rizal