Dana Pendidikan SD

LENSAINDONESIA.COM: Biaya pendidikan khususnya tingkat Sekolah Dasar (SD) di Surabaya menjadi salah satu pemicu utama terjadinya inflasi besar di Jatim sebesar 1,28 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, pada bulan Agustus 2012, kenaikan indeks terbesar terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga menyumbang 2,29 persen.

Disusul oleh kelompok bahan makanan sebesar 2,14 persen, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,33 persen. Pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,11 persen, kelompok sandang 0,93 persen, perumahan 0,44 persen dan kelompok kesehatan 0,31 persen.

Dari tabel sumbangan kelompok pengeluaran terhadap inflasi Jatim disebutkan, untuk kelompok jasa pendidikan Jatim menempati urutan pertama sebesar 0,17 persen. Sementara dari tujuh komoditi penyumbang inflasi terbesar Jatim, biaya pendidikan SD di Kota Surabaya menempati urutan pertama dengan sumbangan 0,0680 persen.

“Biaya sekolah SD justru sekarang malah tambah mahal bahkan mengalami peningkatan biaya dari sebelumnya sekira Rp 156 ribu, sekarang pada Agustus mencapai Rp170 ribu atau naik sekitar 10 persen. Padahal sudah ada program dari pemerintah yang gencar kampanye sekolah gratis,” sebut Kepala BPS Jatim, Irland Indrocahyo, Senin (3/9/2012).

Lebih lanjut disebutkan, saat ini sumbangan inflasi dari sub kelompok jasa pendidikan sebesar 0,1701 persen, sedangkan sumbangan inflasi terendah pada sub kelompok olah raga sebesar 0,0001 persen. Sementara ini, penyumbang inflasi di sektor jasa pendidikan sebesar 0,068 persen.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: